Minggu, 09 Oktober 2011

Manajemen Berbasis Sekolah

Latar Belakang

  • program peningkatan mutu pendidikan telah dilaksanakan selama enam pelita dengan investasi cukup besar, namun mutunya masih rendah
  • sekolah lebih tahu kelebihan, kelemahan dan kebutuhan dirinya
  • pengamatan terhadap sekolah bermutu dan sekolah yang turun mutunya
  • pembinaan pendidikan selama ini lebih bersifat "input oriented"
  • regulasi birokrasi terhadap penyelenggaraan pendidikan terlalu ketat
  • partisipasi masyarakat yang optimal
  • hasil studi tentang "effective school"
Sekolah bermutu adalah sekolah yang mempunyai otonomi, kemandirian dan tahu apa uang terbaik.

Sebelum dilakukan reformasi bernama "sentralistik" (pusat), setelah reformasi menjadi "desentralistik" (dibagi)

Dampak Kebijakan Manajemen Sentralistik
Sikap dan perilaku pada sekolah :
  • hanya mengikuti peraturan, tunggu petunjuk, pasif
  • inisiatif dan kreativitas kurang berkembang
  • tanggungjawab kurang (cenderung melempar tanggungjawab ke atas)
  • bersikap birokratif (meniru praktek di atas)
  • bekerja mekanistik, repetitive
  • semangat kerja kurang (kurang motivasi) karena tidak ada suasana kompetitif
  • aspirasi kurang di respon oleh sekolah (ide pembaharuan, budaya, spiritual, dan sosial ekonomi)

Ciri/Karakteristik MBS

a) kemandirian : bisa mengatur kinerja 
b) pendayagunaan sumber : bisa memanfaatkan
c) pemberdayaan masyarakat
d) transparansi : pertanggungjawaban
e) akuntabilitas : keterampilan 

Esensi Umum MBS
  • ada framework (kerangka acuan) nasional
  • ada national lines (garis besar pedoman)
  • perbedaan pengelolaan sekolah negeri dan swasta tidak terlalu besar
  • MBS, tidak dengan sendirinya (otomatis) meningkatkan mutu pendidikan kalau ditafsirkan secara harfiah

Ciri Sekolah Efektif
  • lingkungan tertib dan aman (jadwal, jam harus jelas)
  • visi, misi, dan target harus jelas
  • kepemimpinan yang kuat (kemampuan)
  • pengembangan staf
  • tingkat harapan yang tinggi
  • evaluasi untuk perbaikan Pbm
  • partisipasi orangtua dan masyarakat
  • adanya komitmen bersama untuk meningkatkan mutu

Langkah MPMBS
1.Evaluasi diri 
2.Perumusan visi,misi dan target mutu yang jelas
3.
Perencanaan program kegiatan
4.
Pelaksanaan program kegiatan
5.
Monitoring dan evaluasi program
6.
Penetapan target mutu baru

Kontrol Pelaksanaan

1.transparansi manajemen sekolah
2.akuntabilitas
3.benchmarking (evaluasi internal / eksternal)


Tujuan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah


1.meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya
2.meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan melalui keputusan bersama 
3.meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orangtua, masyarakat dan pemerintah tentang mutu sekolahnya
4.meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai.

| Free Bussines? |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar